Effectiveness of Jengkol (Pithecollobium Lobatum) Fruit Peel as A Botanical Repellent for Munia Birds (Lonchura Spp.) in Bogor, West Java, Indonesia

Article Sidebar

Main Article Content

Swastiko Priyambodo
Qisthi Radifan
Dadan Hindayana

Three munia birds, javan munia (Lonchura leucogastroides), white-headed munia (Lonchura maja), and scaly-breasted munia (Lonchura punctulata), are important pests at rice fields in Indonesia. These seed-eating birds can consume up to 10% of their body weight in seeds, causing significant damage. Botanical repellents, which use active ingredients derived from plants, are an eco-friendly method to deter pests. This study examined the potential of jengkol (Pithecollobium lobatum) fruit peel as a natural repellent to control munia birds in the rice fields. The research was conducted in Cicadas Village, Ciampea District and Situ Gede Village, West Bogor District. Repellent concentrations of 0, 400, 600, and 800 g jengkol fruit peel per liter water, then it diluted within water with 10 ml of jengkol fruit peel concentrate per liter water. Each concentration were applied to 75 m² plots within spray volume of 3.75 liter. Bird populations were observed over seven consecutive days. The results showed that no concentration approached the 70% repellent standard, with the effect lasting only one day after spraying due to various factors including rain, heat, and the surrounding environment. These findings suggest that the jengkol fruit peel for bird repellent is ineffective in its current form, therefore it need a sticker. Keywords : Efficacy, important pest, seed-eating birds

Effectiveness of Jengkol (Pithecollobium Lobatum) Fruit Peel as A Botanical Repellent for Munia Birds (Lonchura Spp.) in Bogor, West Java, Indonesia. (2025). International Journal of Latest Technology in Engineering Management & Applied Science, 14(11), 824-832. https://doi.org/10.51583/IJLTEMAS.2025.1411000076

Downloads

References

Abipraya I. Efektivitas ekstrak tanaman terhadap hama burung bondol jawa (Lonchura leucogastroides Horsfield & Moore) [Skripsi]. Jember: Universitas Jember.

Alamadani MR. 2024. Klasifikasi kesehatan tanaman padi menggunakan algoritma convolutional neural network. JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika). 8(5):10177–10182.

Ardjansyah A, Hernowo JB, Priyambodo S. 2017. Pengaruh serangan burung bondol terhadap kerusakan tanaman padi di Bogor. Media Konservasi. 22(2):101-110.

Ejiogu AO, Okoli VBN. 2012. Bird scaring technologies in rice production: the need for policies prohibiting participation of women and children. Food Science and Technology. 1(3):31–38.

Harahap IS, Tjahjono B. 1994. Pengendalian Hama Penyakit Padi. Jakarta: Penebar Swadaya.

Hardiansyah MY. 2020. Pengusir hama burung pemakan padi otomatis dalam menunjang stabilitas pangan nasional. Jurnal ABDI. 2(1):85–103.

Hidayatullah A. 2015. Studi preferensi bersarang bondol jawa (Lonchura leucogastroides) di Kabupaten Sleman, Bantul dan Kota Madya Daerah Istimewa Yogyakarta. Yogyakarta: Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga.

Kardinan A. 2011. Penggunaan pestisida nabati sebagai kearifan lokal dalam pengendalian hama tanaman menuju sistem pertanian organik. Pengembangan Inovasi Pertanian. 4(4) : 262 – 269

Kartikasari D, Zainal Abidin A, Sari Agustina C, Nurdianyoto I. 2024. Keanekaragamana dan kelimpahan burung pemakan biji di area persawahan Tanjungsari, Tulungagung. LenteraBio. 13(2):262– 269.

Kusumanegara H, Untara GD, Wahyudi K, Nurdian T, Arie S. 2015. Burung - Burung Taman Nasional Bali Barat. Bali: Balai Taman Nasional Bali Barat.

MacKinnon J. 1990. Field Guide to the Brids of Java and Bali. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Nugraha MA, Rochman N, Mulyaningsih Y. 2016. Daya repellent ekstrak daun saliara (Lantana camara L.) dan daun kipahit (Tithonia diversifolia [Hemsley] A. Gray) pada hama gudang Callosobruchus maculatus F. Jurnal Pertanian ISSN. 7(2):79–86.

Priyambodo S. 2024. Laporan pengujian lapangan efikasi insektisida Rifoster 480 EC (klorpirifos 480 g/l) terhadap hama penggerek buah (Helicoverpa armigera) pada tanaman cabai (Capsicum annuum) di Bogor. Bogor : Institut Pertanian Bogor.

Roslinawati E, Prihatini W, Haryoko T. 2017. Variasi ciri morfometrik burung bondol di Indonesia. Zoo Indonesia. 26(2):116–129.

Rustam R, Tarigan AC. 2021. Uji konsentrasi ekstrak serai wangi terhadap mortalitas ulat grayak jagung. Jurnal Dinamika Pertanian Edisi XXXVII Nomor.(3):199– 208.

Saenong S. 2016. Tumbuhan Indonesia potensial sebagai insektisida nabati untuk mengendalikan hama kumbang bubuk jagung (Sitophilus spp.). Jurnal Litbang Pertanian. 35(3) : 131 – 142.

Sakinah N. 2010. Skrining fitokimia dan uji aktivitas antibakteri ekstrak kulit buah jengkol

(Pithecellobium jiringan (Jack) Prain.) terhadap bakteri Streptococcus mutans, Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Medan: Universitas Sumatera Utara.

Simbolon MS, Sitepu SF, Pinem MI. 2017. Pengaruh kulit buah jengkol (Phitecellobium lobatum (Jack) Prain) terhadap tingkat konsumsi makan tikus sawah (Rattus argentiventer (Rob & Kloss)) di laboratorium. Jurnal Agroekoteknologi FP USU. 5(2):444–453.

Soemadi, Mutholib. 2003. Pakan Burung. Jakarta (ID): Penebar Swadaya.

Suhardjadinata, Iskandar R, Ningtiyas DNS. 2019. Efikasi ekstrak babadotan (Ageratum conyzoides L.) yang ditambah surfaktan terhadap kutu daun persik (Myzus persicae Sulz.). Media Pertanian. 4(2):40–7.

Thressia M, Mulyadi. 2022. Teknologi pengolahan buah jengkol dan pemasaran bagi masyarakat di Desa Sido Makmur Kecamatan Sipora Utara Kabupaten Kepulauan Mentawai. Jurnal Hilirisasi IPTEKS. 5(3) : 157 – 171

Tuti HK, Sepe M, Romadhan P, Rido M, Regina NA. 2024. Edukasi pendekatan partisipatif dalam pengendalian hama burung di pertanaman padi di Kecamatan Tamban Catur Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah. BAKIRA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. 5(2):115–123.

Ucik N, Abidin RZ. 2024. Pencegahan hama pada tanaman padi menggunakan internet of things (IoT) menggunakan riddex ultrasonic. JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika). 8(5):10240– 10247.

Welty JC. 1982. The Life of Bird. The 3rd edition. New York: Sounder College Publishing.

Wicaksana R, Setyawan D, Resdianningsih K, Al-Isnaeni B, Subagja R, Husna, Utami I. 2020. Jenis jenis burung di kawasan Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta. Jurnal Riset Daerah. 3(20):3745–2766.

Widodo W, Azizah M, Ayu Oksari A. 2024. Kelimpahan burung bondol (Genus : Lonchura) di habitat persawahan Cilubang Kota Bogor. Di dalam: Universitas Terbuka. Volume ke-1. hlm 964–971.

Ziyadah K. 2011. Kemampuan makan, preferensi pakan, dan pengujian umpan beracun pada bondol peking(Lonchura punctulata L.) dan bondol jawa (Lonchura leucogastroides Horsfield & Moore) [Skripsi]. Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Article Details

How to Cite

Effectiveness of Jengkol (Pithecollobium Lobatum) Fruit Peel as A Botanical Repellent for Munia Birds (Lonchura Spp.) in Bogor, West Java, Indonesia. (2025). International Journal of Latest Technology in Engineering Management & Applied Science, 14(11), 824-832. https://doi.org/10.51583/IJLTEMAS.2025.1411000076